• Dua gempa berkekuatan 7 Taraf Richter (SR) gak dapat membuat perubahan dikit juga bentuk Masjid Bayan Beleq di Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) . 

     

    Kayu-kayu penyangga dan dinding dari anyaman bambu pada masjid ini terus berdiri tegak, menumpang susunan pokok bangunan. Walaupun sebenarnya, jarak pusat gempa dengan masjid cuma kurang lebih 30 km. saja. 

     

    Situasi demikian sebaliknya malahan menerpa pagar beton yg membentang di ruang masuk area cagar budaya itu. Seluruhnya bagiannya luluh lantak serta berhamburan ke Jl. Raya Bayan. 

     

    Bukan sekali Masjid Bayan Beleq mampu bertahan dari gempa. Tubuh Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika (BMKG) mencatat, sejak mulai akhir masa ke-19, Lombok telah tujuh kali diguncang gempa berkekuatan besar. Akan tetapi, rupa bangunan itu terus gak berganti. 

     

    Arsitekturnya gak elegan. Kontur serta bahan bangunan masjid ini malahan kalah saing dibanding rumah-rumah masyarakat disekelilingnya. 

     

    Bangunan pokok masjid memiliki ukuran 9x9 mtr.. Tidaklah ada area dalam bangunan pokok juga sekat pemisah pada lelaki serta wanita. Konon, jemaah wanita tidak bisa masuk ke masjid itu. 

     

    Tanahnya tidak dilapis tegel atau style keramik berbeda. Sekedar tanah liat biasa tertutup tikar buluh. Dindingnya rendah, cuma kurang lebih 1, 5 mtr., seluruhnya murni terbuat dari anyaman bambu atau dalam bahasa lokal dimaksud bedhek. 

     

    Ada empat Soko Guru atau tiang pokok di bagian tengah area masjid. Keempatnya terbuat dari kayu nangka serta tiap-tiapnya diambil dari empat dusun di Lombok. Keterwakilan serta persatuan umat jadi arti dalam penentuan kayu-kayu itu. 

     

    Pintu masjid satu. Mimbarnya ada di samping bedug yg terkait di sisi rangka pokok bangunan. Semuanya terbuat dari gabungan kayu serta bambu. 

     

    Atapnya berupa sektor bersisi empat yg meruncing ke atas, tersusun dari bilah bambu serta tertutupi dengan serat-serat jerami. Bangunan masjid berdiri diatas landasan batu-batu kali besar yg diatur serupa panggung. 

     

    Lamun kuno, tiap-tiap unsur kearifan lokal yg terdapat pada tiap-tiap pojok bangunan masjid malahan jadi pelindung dari tragedi alam yg gak dapat diperkirakan. Buktinya, masjid ini dapat terus berdiri walau usianya telah menggapai 30 dekade. 

     

    Tetap di Bayan, kurang lebih 15 menit perjalanan mobil dari masjid menuju utara, ada rumah masyarakat yang gak remuk walau udah diguncang gempa besar berulang-kali. 

     

    Rumah-rumah itu ada pada area Desa Kebiasaan Segenter. Desanya serupa ide rumah cluster yg ada pada kota-kota besar. Cuma ada kurang lebih 30 rumah dengan satu pagar mengitari seluruhnya desa. 

     

    Perbedaannya, pagar di Segenter bukan besi juga beton, cuma batang-batang serupa pohon angsana yg biasa ditanam di pinggir-pinggir jalan besar menjadi peneduh. 

     

    Desa Segenter ikut ditempati penduduk Sasak, suku asli Lombok. Namun, bangunan rumah mereka gak demikian serupa dengan yg dipunyai penduduk Sasak yang lain di Desa Ende. 

     

    Selama penilaian Beritagar. id, Sabtu (18/8/2018) , tidak ada satu juga rumah yg mempunyai atap menjulang tinggi seperti bangunan yg biasa dipakai menjadi lumbung padi penduduk Sasak. 

     

    Bangunan di Segenter lebih serupa dengan susunan Masjid Bayan Beleq. Nasibnya pascagempa ikut sama. Tembok-tembok bambunya tetap berdiri tangguh. Pelindung atapnya tetap melekat erat, membuat perlindungan semua piranti yg ada pada dalamnya. 

     

    Keadaan di rumah temaram. Tidaklah ada sinar listrik, cuma sinaran matahari yg masuk lewat sekat-sekat anyaman bambu. Udara yang merasa di rumah itu demikian lembab. 

     

    Tidak ada sekat area di dalam rumah. Tiap-tiap pojok dibikin ikuti kepentingan ; pojok kanan meja makan serta tempat tidur bersama-sama tali gantung buat baju, sesaat pojok kiri dapur serta tempat menyimpan beberapa bahan makanan seperti beras serta jagung. 

     

    Jangan sampai renungkan dapur yg fancy. Dapurnya melekat di tanah, diatur dari tiga bebatuan yg di dalamnya di isi kayu-kayu bakar. Panggilan lokal buat area itu yakni amben belek. 

     

    Di rumah ada kamar panggung. Mereka menyebut Inan Belek, kamar teristimewa buat pengantin baru hingga sampai tiga hari selesai pernikahan. Kalaupun telah melalui tiga hari, mereka dapat tidur kembali dibawah. Sesaat, area itu tetap akan dilewatkan kosong hingga sampai ada begawi yang lain. 

     

    Misanem (33) , satu diantaranya pemilik rumah menyebutkan, rumah itu merupakan peninggalan turun-temurun keluarga suaminya. Ia gak hapal telah berapakah lama keluarga suaminya tinggal disana. Akan tetapi satu soal yg tentu, bangunan disana tidak sempat berganti. 

     

    " Tidak bisa di renovasi, jadi dari dahulu ya telah berikut, " kata ibu lima anak ini. 

     

    Misanem mengakui gak sibuk bersihkan rumah itu. Gak butuh dipel, cukuplah disapu dengan lidi. Debu-debu yg melekat pada kayu ikut terkadang dilewatkan demikian saja. " Toh, memiliki bentuk sama seperti tanah, " sambungnya. 

     

    Artikel Lainnya : perkiraan harga membangun rumah baru

     

    Setiap rumah mempunyai berugak, sama dengan pendopo yang terbuat dari gabungan kayu, bambu, serta ijuk. Fungsinya buat tempat kumpul bersama-sama tetangga. 

     

    Meski situasi rumah serta desa mereka baik-baik saja, gempa yg berlangsung dengan cara tidak diduga itu terus tinggalkan trauma pada masyarakat. Dua minggu pascagempa besar, 5 Agustus 2018, masyarakat Sigenter tidak berani tidur di rumah. 

     

    Mereka menentukan buat tidur di tikar-tikar yg di letakkan pada ruang lega pada gang-gang rumah di desa. " Kelak saja, kalaupun gempa telah betul-betul hilang, " tukas Misanem. 

     

    Tahan gempa ala negara 

    Berkaitan dengan rumah masyarakat yg hancur karena gempa, pemerintah pusat mengakui miliki penyelesaiannya. 

     

    Waktu bertandang ke pengungsian di Tanjung, Lombok Utara, Senin (13/8/2018) malam, Presiden Joko " Jokowi " Widodo, mengenalkan tehnologi yg disebut RISHA alias Rumah Instant Simple Sehat. 

     

    Dalam jualannya, Jokowi mengakui rumah ini tahan pada guncangan gempa yg kekuatannya dapat sampai 8 SR. 

     

    Tehnologi seperti ini telah terlebih dahulu dimanfaatkan dalam proses rehabilitasi rumah pascagempa serta tsunami di Aceh, 14 tahun yang lalu. Tukasnya, telah lebih dari 10 ribu unit dibuat di Aceh. 

     

    Situs sah Tubuh Nasional Penanggulangan Tragedi (BNPB) menuturkan, RISHA dibikin dengan memanfaatkan ide knock down. Ide ini menghapus semen serta bata, ditukar dengan memadukan panel-panel beton dengan baut. 

     

    Rumah ini penuhi Standard Nasional Indonesia (SNI) . Kecuali kuat guncangan, RISHA diklaim bertambah cepat dibuat. 

     

    Standard pokok bangunan tahan gempa yg di rekomendasikan Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) . 

    Standard pokok bangunan tahan gempa yg di rekomendasikan Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) . | Sandy Nurdiansyah /Beritagar. id 

    Mengacu perkataan Wakil Presiden Jusuf Kalla di pengungsian Lombok Utara, kemarin, seluruh proses rehabilitasi di Lombok dapat rampung dalam kurun waktu enam bulan. 

     

    Tetapi, ongkos pembangunan buat satu unit RISHA dengan layanan standard, satu kamar tidur serta kamar mandi, diperhitungkan menggapai Rp90 juta. 

     

    Sesaat, ongkos perubahan rumah dengan rusaknya berat karena gempa cuma sebesar Rp50 juta. 

     

    Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menjelaskan, bekas ongkos pembangunan semestinya dapat di tanggung bila penyelesaiannya dilaksanakan dengan cara gotong royong oleh penduduk. 

     

    Kembali pada kebiasaan 

    Runtunan gempa yg menerjang Lombok buka mata sejumlah penduduk buat terus merendah didepan alam. 

     

    Kristin (40) , masyarakat Suela, Lombok Timur, mengakui kapok punyai rumah memiliki bahan basic beton atau bata. Ia yakini alam telah kirim pesan sejak mulai terdahulu, akan tetapi manusia yg tetap ingkar. 

     

    " Kita telah ditunjukkin dari dahulu, rumah kebiasaan kayu. Tetapi kitanya yg sombong, maunya rumah beton. Tampak elit, dapat dicat warna-warni, " paparnya, Minggu (19/8/2018) . 

     

    Bila ada rizki, juga bila uang dari pemerintah cepat cair, Kristin mengakui tidak bakalan aneh-aneh. Tukasnya, ia dapat mendirikan rumah simple saja walau gak yakini uang dari pemerintah bakalan cukuplah karenanya. 

     

    Menurut dia, rumah kayu tambah mahal dari pada beton. Ditambah lagi kalaupun memanfaatkan bahan kayu yg tahan rayap. Belum pula cost buat membayar tukang bangunan. 

     

    " Di sini tarif tukang dapat Rp150. 000 perhari. Kalaupun borongan dapat tambah murah. Tetapi mungkin dapat naik kembali lantaran gempa, " sambungnya. 

     

    Hasrat Kristin nyatanya telah dibaca entrepreneur. Harga bambu-bambu dan bahan basic rumah kayu berbeda yg, diantaranya, di jual di Selong, Lombok Timur, telah mulai melonjak. 

     

    Berkah, si penjual, mengaku pascagempa ini beberapa orang yg hadir ke gerainya buat beli bambu. Bukan buat rumah, tapi jadi penyangga tenda-tenda pengungsian. 

     

    Rata-rata, satu lembar bambu ia jual pada harga Rp15. 000, tetapi saat ini, harga jualnya fleksibel pada rentang Rp18. 000 hingga sampai Rp20. 000. Terkait pembelinya, bawel ataukah tidak. Bertambah bawel, bertambah tidak dapat ditawar, paparnya. 

     

    Proses pengiriman jadi pertimbangan buat Berkah menambah harga jual barangnya. 

     

    " Saat ini kalaupun pengen kirim ke Sembalun (Lombok Timur) , aksesnya kan ikut susah. Kalaupun pengen pesan juga banyak tidak dapat gunakan motor bolak-balik, " sambung Berkah. 

     

    Buat satu rumah dengan satu hingga sampai dua kamar, Berkah mengira-ngira kepentingan bambunya menggapai 500 hingga sampai 1. 000 lembar. Jumlahnya kepentingan buat atap ilalang dapat menggapai dua beberapa ribu lebar, dengan per lembarnya di jual seharga Rp10. 000. 

     

    Bila mau memanfaatkan bagian kayu, jadi konsumen butuh merogoh kocek sampai Rp3 juta-an buat satu kubik kayu. Sesaat, tiap-tiap satu tempat tinggalnya diperhitungkan dibutuhkan kurang lebih 10 kubik kayu. 

     

    Jung (26) , penjual berbeda di ruang itu, menjelaskan jatah Rp50 juta yg dijanjikan pemerintah kemungkinan cukuplah buat membuat satu rumah bambu yg amat simple. 

     

    Di gerainya, Jung ikut jual rumah panggung unik Sasak dengan ukuran 4x3, 5 mtr. yg rata-rata dipesan oleh resor-resor di Gili serta Bali. 

     

    Buat rumah panggung tiada sekat, dapur, serta kamar mandi itu, Jung membanderol harga Rp25 juta. Sisi bawah panggungnya dapat diubah, kalaupun konsumen pengen. Kelak biayanya sesuaikan. 

     

    Proses pembangunannya gak lama, ialah kurang lebih 2 minggu. Dari sisi perawatan, Jung lihat masalah yg seringkali berlangsung pada rumah-rumah mode ini merupakan atapnya yg gampang lapuk. 

     

    Karenanya, Jung memberi pesan atap ilalangnya ditukar tiap-tiap tiga tahun sekali. 

     

    Begitu pula dengan bambunya. Kalaupun mau penampilan bambu tetap baru serta bebas dari rayap, Jung memanfaatkan sistem pencucian serta penjemuran sepanjang sekian hari sebelum bambu diplester serta dipakai. 

     

    Sesaat Berkah miliki teknik berbeda. Buat menjauhkan rayap, dianya menampik memanfaatkan bambu yg ditebang dalam hari Minggu serta Senin. 

     

    " Gak mesti di tanya kenapanya. Itu perintah leluhur, " tutup Berkah sekalian ketawa.

     


    your comment
  • Minimnya tenaga pemasangan panel berubah menjadi masalah pembuatan Rumah Instant Simpel (Risha) di Kota Mataram. Terdaftar, belum pula semua lingkungan di Kota Mataram mulai membuat Risha lantaran terhalang tukang. 

     

    “Sekarang kendalanya berada pada tukang pemasangan panel, ” kata Kepala Dinas Perumahan serta Permukiman Kota Mataram H Kemal Islam, tempo hari (15/11) . 

     

    Sampai kini kesepakatan kerja sama (PKS) dengan aplikator penyedia panel cuma hanya penyedia panel. Tidak diimbangi dengan PKS pemasangan panel. Buat pemasangan panel sendiri gajinya Rp 1, 7 juta buat rumah model 36.  

     

    Tetapi tukang pemasangan panel di Kota Mataram hanya terbatas. “Pokmas ini mesti kreatif. Harusnya ia (Pokmas) menempatkan panel, ” terangnya. 

     

    Buat pembuatan RISHA di setiap lingkungan telah ada PKS dengan semasing aplikator. Buat Lingkungan Gontoran, ucap Kemal, PKS dengan UMKM dalam penyedia panel. 

     

    Di Lingkungan Pengempel Indah kerja sama juga dengan Waskita Karya. Sesaat di Lingkungan Tegal serta Lingkungan Jangkuk akan mengerjakan kerja sama juga dengan Wika. “Ini yang kita nantikan, ” katanya. 

     

    Sekarang ucap Kemal, pihaknya masihlah tunggu PKS dengan Wika di Lingkungan Tegal serta Jangkuk. Hingga kedepannya panel dapat didistribusikan ke lingkungan yang terdampak gempa. 

     

    Sesaat buat RIKO, lanjut Kemal, kendalanya berada pada group penduduk (Pokmas) . Pokmas dalam soal ini diperintah kreatif buat membuat. 

     

    Idenya, budget cost (RAB) serta proses mengajukan dana telah dijalankan dinas. “Pokmas tinggal beli bahan serta membuat, ” ucapnya. Di RIKO pokmas mesti aktif. 

     

    Di tanya masalah Pokmas susah beli bahan di upaya dagang yang miliki izin. Dia menuturkan, tidak ada problem dalam pembelian materi buat pembangunan RIKO. Buat beli pasir, batu, bata, serta semen dapat dijalankan dalam tempat yang miliki izin upaya. Hingga pelaporannya simpel buat dijalankan pertanggungjawaban. 

     

    “Kalau tidak ada pertanggungjawaban bisa-bisa kita masuk penjara, ” terangnya. 

     

    Jadi, ujarnya, buat pembelian material tidak dapat dijalankan sembarang. Pokmas mesti mengerjakan pembelian beberapa bahan dalam tempat yang miliki izin. 

     

    Sekarang makin Kemal, pihaknya akan mengerjakan kursus terhadap penduduk buat pemasangan panel RISHA. Hingga, Pokmas dapat menempatkan panel tersebut tak mesti membayar terhadap aplikator.

     

    Source : blog material bangunan


    your comment
  • Asosiasi Beragam Industri Keramik Indonesia (ASAKI) mengusahakan membela kemampuannya diakhir tahun 2018. Biar permohonan pasar tak melambat serta permohonan keramik bertambah, karena itu tiap-tiap industri keramik dituntut buat punyai kiat sendiri. 

     

    Ketua Umun ASAKI Elisa Sinaga memaparkan, sedikit pergantian kiat yg dilaksanakan oleh industri keramik dalam negeri. Mereka lebih konsentrasi pada produksi serta penjualannya. Lebih kepentingan pasar lokal tetap besar. " jadi kita belumlah juga miliki kiat lain-lain, " ujarnya terhadap Kontan. co. id, Jumat (9/11) . 

     

    Arwana Citramulia (ARNA) sediakan dana Rp 200 miliar buat beli mesin produksi keramik 

     

    Industri keramik di serbu produk import, Arwana Citramulia (ARNA) terus tumbuh positif 

     

    Next : keramik lantai dan dinding kamar mandi

     

    Peraturan safeguard dikehendaki bisa tambahkan produksi keramik nasional 20% 

     

    Elisa mengemukakan, tetap beratnya industri keramik ini bikin menambahkan produk baru belumlah banyak dilaksanakan sekarang. Tetapi, diakhir tahun bakal ada ekspansi dari sejumlah industri di sebagian daerah. 

     

    Tertulis, sekarang industri keramik udah punyai peningkatan investasi pabrik baru di sebagian daerah Indonesia seperti Medan serta Jakarta. " Saat ini udah mulai ada. Oleh karena ada investasi, sejumlah industri ada ekspansi. Ekspansi ada sekian banyak yang di Medan serta berada pada Jakarta, " jelasnya. 

     

    Meski tahun ini tak ada perkembangan yg penting, tetapi Elisa memproyeksikan tahun depannya 2019 besar kemungkinan bakal berlangsung perkembangan usaha sebesar 10% hingga 15%. " Tahun ini gak ada perkembangan, tahun depannya peluang ada 10% hingga 15%, " terangnya.


    your comment
  • Banyaknya siswa di SMPN 3 kota Bengkulu melampaui kemampuan. Imbasnya, ada kelas yg di isi melampaui kemampuan rombongan belajar (rombel) . Bahkan juga dilaksanakan menambahkan area belajar dengan menyekat area kelas yg udah ada memanfaatkan triplek hingga berubah menjadi sempit. Pelaksana pekerjaan (Plt) Kepala SMPN 3 Kota Bengkulu Sugeng SPd, gak menolak ada keunggulan siswa di rombel kelas 9. Dia gak sangat tahu mengapa berlangsung keunggulan banyaknya siswa pada kelas 9, lantaran dia sendiri baru menjabat 1 bulan jadi kepala pelaksana pekerjaan di sekolah itu. 

     

    Dibeberkan Sugeng, banyaknya siswa paling banyak ada dikelas 9 capai 202 siswa serta terdiri di lima kelas. Rinciannya 3 kelas semasing berisi 40 orang serta dua kelas semasing kelas di isi 41 orang. Dan, kelas 7 serta kelas 8 udah penuhi standard layanan minimal. Sehabis bekerjasama dengan operator Dinas Pendidikan serta Kebudayaan kota Bengkulu, berkenaan standard layanan sekurang-kurangnya (SPM) , karena itu banyaknya siswa dalam kelas dikatakan melampaui jatah. Keunggulan banyaknya siswa ini menyalahi peraturan SPM yg selayaknya 36 orang/kelas. 

     

    Situasi kelas 9 yg tidak lama kembali ikuti ujian nasional serta mesti sesuai dengan SPM, karena itu sekolah mencari pemecahan satu diantaranya memecah banyaknya siswa sesuai SPM. Awalnya lima kelas di ubah berubah menjadi enam kelas. Menambahkan kelas ini nyata-nyatanya memperoleh soal baru, di sekolah sudahlah tidak ada area yg kosong buat dapat dimanfaatkan jadi tempat implementasi aktivitas belajar mengajar. Karena itu, banyaknya kelas yg tak layak berikut ini, sekolah berinisiatif dengan menyekat area kelas yg mempunyai ukuran besar. “Tidak ada jalan beda terkecuali menyekat, ” tegas Sugeng. Meski disekat, eks Kepala SMPN 17 Kota Bengkulu ini, yakin kesibukan aktivitas belajar mengajar siswa di dalam kelas tak terganggu. Lantaran area kelas di isi sesuai banyaknya siswa kecil. Lantas disadari dengan area yg dikit sempit itu bikin gerak siswa serta guru hanya terbatas. 

     

    Lantaran area yg awalnya cuma tiga kita sekat berubah menjadi empat kelas. “Sifatnya seperti rubah guling, kelas 9 yg berisi di atas 40 siswa awalnya berada pada area kelas lantai atas kita rubah dengan kelas 7 yg cuma berisi 32 siswa di lantai basic, ” ujarnya. Sugeng menekankan area kelas yg disekat ini sifatnya sesaat, implementasi belajar sampai hingga kelas 9 lulus. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mendatang sesuai dengan kelas yg ada. Disamping itu, Kepala Dinas Pendidikan serta Kebudayaan Kota Bengkulu Dra Rosmayetti MM mengaku telah mengetahui situasi SMPN 3 itu, dari laporan pengawas. 

     

    Dia lantas cukuplah prihatin, lantaran siswa pun butuh area belajar yg representatif serta nyaman. Bila tiap-tiap area di isi oleh kebanyakan siswa semestinya aktivitas belajar mengajar tak konsentrasi. Dinas Dikbud bakal menganjurkan pembangunan SMP 3. Keunggulan banyaknya siswa ini mungkin himpitan warga yg menghendaki anaknya sekolah paling dekat pada tempat tinggalnya, sesaat sekolah tak dapat menampik. Meskipun demikian, masalah ini tetaplah harus dievaluasi kembali. Jangan sempat PPDB tahun depannya terima siswa melampaui SPM. Luas area SMPN 3 Kota Bengkulu, tak layak buat dibikin area kelas baru. 

     

    Masalah ini merepotkan sekolah mengerjakan peningkatan sekolah. Karenanya andil komite dalam memajukan sekolah inipun utama, umpama melalui langkah memberikan buat pembangunan baru. Rosmayetti menjelaskan, tidak akan ada anak yg dirugikan, karena itu pada PPDB 2019, SMPN 3 mesti kurangi banyaknya daya tampung. Dengan demikian kelas yg bersekat sekarang udah tak ada lagi. “Kita udah perintahkan kepala sekolah yg baru buat berikan layanan sesuai sama SPM, ” tukasnya. 

     

    Rujukan : hargaper com


    your comment
  • dapatkan hunian baru paling baik di Tangerang dgn bayaran di bawah Rupiah. 600 Jutaan. lebihlebih, hunian yg ditawarkan pengembang tertulis mempunyai sarana kumplit semula memiliki ruang amat sangat setrategis akan ditawarkan di bazar Indonesia Properti Expo (IPEX) guna 22 – 30 September 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

     

    Berikut 5 list hunian di Tangerang di bawah bayaran 600 Jutaan;

     

    1. Gladiola Residence

     

    Gladiola-Residence

    Gladiola Residence poto( : mitrarumah.com

    hunian premium dikawasan Tangerang salah satunya yakni ditawarkan halaman ladang Asri Gladiola Residence. Pengembang yg yaitu agen di festival Indonesia Properti Expo (IPEX) yg bakal terjadi sejak mulai 22 – 30 September 2018 di JCC Senayan tersimpul , menawari dapat menawari kemudahan lagi gimmic menyentak terhadap kaum visitor pameran.

     

    Proyek rumah yg berlokasi di Jalan halaman ladang Asri mutlak, Ciledug, Tangerang, Kota Cipadu. rumah dibangun di atas lahan 2 hektar dgn lokasi hijau lebih kurang 2000 M2 dgn system Cluster(one gate) maka memasang Cluster Gladiola Residence sbg rumah yg aman dan nyaman.

     

    2. Grand Akasia Residence

     

     

    Grand Akasia Residence.

    setelah itu Grand Akasia Residence, yaitu perumahan system cluster di alam urgen Pamulang, Tangerang Selatan. satuan hunian premium ini berlokasi di Jalan Siliwangi Raya, Pamulang dgn bermacam tipe alternatif jenis properti.

     

    setelah itu, guna sanggup mempunyai satuan hunian di Grand Akasia Residence ini nomine costumer dapat datang serta-merta ke festival IPEX bagi 22 – 30 September 2018 di JCC Senayan.

     

    SPESIFIKASI:

     

    Luas negeri : 126

    Luas Bangunan: 85

    2 Lantai

    Kamar Tidur: 3 Kamar.

    Kamar bersiram: 2 kamar

    3. Pamulang Park Residence

    Artikel Terkait : pasaran harga rumah type 90 di kota besar

    Pamulang Park Residence.

    kemudian ialah hunian premium yg dijual dikawasan Tangerang yaitu Pamulang Park Residence. tipe properti hunian baru ini mempunyai luas bangunan 36 M2, luas negeri 72 M2 bersama legitimasi sertifikat SHGB yaitu proyek yg di kembangkan PR Mega Property.

     

    Proyek yg berlokasi di Jl. matahari Kemuning V Pamulang Barat, Tangerang Selatan ini dijamin dapat ikut salah satu buatan properti baru yg dijual di bazar IPEX 2018.

     

    4. tanah Bintaro Asri 2

     

    setelah itu adalah proyek Perumahan darat Bintaro Asri 2 yg dapat ditampilkan di arena transaksi dan promosi Indonesia Properti Expo (IPEX).

     

    tanah Bintaro Asri 2 berlokasi di Jl. Anggrek, Pondok Kacang, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.

     

    punya hunian premium ini cuma di bazar IPEX dgn 3 kamar atau luas wilayah 61 meter per sudut berulang 2 kamar bersiram bersama luas bangunan 60 meter per segi.

     

    5. tanah Pamulang Asri

     

    Perumahan darat Pamulang Asri ini dapat jadi salah satu proyek rumah premium yg dijual oleh pengembang PT Hekta Karya.

     

    tidak cuma yang merupakan rumah premium, namun perumahan darat Pamulang Asri tercatat berlokasi didaerah yg amat urgen di Tangerang Selatan.

     

    costumer properti dapat dimanjakan bersama bermacam macam alat umum komplit terus transportasi umum yg enteng terjangkau. pada dipunyai satuan hunian terkandung bersama tarif di bawah Rp.400 jutaan, dapat hadir di festival IPEX.


    your comment


    Follow this section's article RSS flux
    Follow this section's comments RSS flux