• Kekurangan Tukang Dalam Pembuatan RISHA

    Minimnya tenaga pemasangan panel berubah menjadi masalah pembuatan Rumah Instant Simpel (Risha) di Kota Mataram. Terdaftar, belum pula semua lingkungan di Kota Mataram mulai membuat Risha lantaran terhalang tukang. 

     

    “Sekarang kendalanya berada pada tukang pemasangan panel, ” kata Kepala Dinas Perumahan serta Permukiman Kota Mataram H Kemal Islam, tempo hari (15/11) . 

     

    Sampai kini kesepakatan kerja sama (PKS) dengan aplikator penyedia panel cuma hanya penyedia panel. Tidak diimbangi dengan PKS pemasangan panel. Buat pemasangan panel sendiri gajinya Rp 1, 7 juta buat rumah model 36.  

     

    Tetapi tukang pemasangan panel di Kota Mataram hanya terbatas. “Pokmas ini mesti kreatif. Harusnya ia (Pokmas) menempatkan panel, ” terangnya. 

     

    Buat pembuatan RISHA di setiap lingkungan telah ada PKS dengan semasing aplikator. Buat Lingkungan Gontoran, ucap Kemal, PKS dengan UMKM dalam penyedia panel. 

     

    Di Lingkungan Pengempel Indah kerja sama juga dengan Waskita Karya. Sesaat di Lingkungan Tegal serta Lingkungan Jangkuk akan mengerjakan kerja sama juga dengan Wika. “Ini yang kita nantikan, ” katanya. 

     

    Sekarang ucap Kemal, pihaknya masihlah tunggu PKS dengan Wika di Lingkungan Tegal serta Jangkuk. Hingga kedepannya panel dapat didistribusikan ke lingkungan yang terdampak gempa. 

     

    Sesaat buat RIKO, lanjut Kemal, kendalanya berada pada group penduduk (Pokmas) . Pokmas dalam soal ini diperintah kreatif buat membuat. 

     

    Idenya, budget cost (RAB) serta proses mengajukan dana telah dijalankan dinas. “Pokmas tinggal beli bahan serta membuat, ” ucapnya. Di RIKO pokmas mesti aktif. 

     

    Di tanya masalah Pokmas susah beli bahan di upaya dagang yang miliki izin. Dia menuturkan, tidak ada problem dalam pembelian materi buat pembangunan RIKO. Buat beli pasir, batu, bata, serta semen dapat dijalankan dalam tempat yang miliki izin upaya. Hingga pelaporannya simpel buat dijalankan pertanggungjawaban. 

     

    “Kalau tidak ada pertanggungjawaban bisa-bisa kita masuk penjara, ” terangnya. 

     

    Jadi, ujarnya, buat pembelian material tidak dapat dijalankan sembarang. Pokmas mesti mengerjakan pembelian beberapa bahan dalam tempat yang miliki izin. 

     

    Sekarang makin Kemal, pihaknya akan mengerjakan kursus terhadap penduduk buat pemasangan panel RISHA. Hingga, Pokmas dapat menempatkan panel tersebut tak mesti membayar terhadap aplikator.

     

    Source : blog material bangunan


  • Comments

    No comments yet

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Add comment

    Name / User name:

    E-mail (optional):

    Website (optional):

    Comment: